Madu adalah superfood kedua setelah kurma, secara umum madu aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.
وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ
ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚيَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗإِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Madu mengandung enzim, hormon, asam amino dan beragam vitamin yang sangat diperlukan untuk sel dan proses biokimiawi tubuh ibu hamil. Madu kaya akan vitamin A, betakaroten, vitamin B kompleks (lengkap), vitamin C, D, E dan K.
Penelitian di Universitas Florida Departemen Ilmu Makanan dan Nutrisi Manusia menyimpulakan bahwa madu mengandung vitamin B6, riboflavin, thiamin dan asam pantotenat. D. Jarvis meneliti bahwa madu mengandung mineral zat besi, kalium, kalsium, magnesium, tembaga, mangan, natrium dan fosfor.
BERAPA DOSIS MADU YANG DIANJURKAN?
Dosis yang disarankan adalah 100-200 mg sehari, diminum 2 kali sehari. madu diminum 1 1/2 sampai 2 jam sebelum makan atau 3 jam sesudah makan. Sebaiknya madu juga diminum dengan campuran air agar lebih mudah dicerna dan mencapai peredaran darah, jaringan dan sel tubuh.
Apa banyak minum madu dapat membuat janin “besar”?
Ya, apapun yang berlebihan tentu akan berbahaya. Komponen terbesar madu adalah gula (fruktosa, glukosa) sehingga jika terlalu banyak dapat menyebabkan darah kelebihan gula yang memperberat kerja hormon insulin dan mengakibatkan janin besar.
1 kg Madu mengandung 3.280 kalori atau setara dengan: 50 butir ayam, 5,7 liter susu, 25 buah pisang, 40 buah jeruk, 4 kg kentang, dan 1,68 kg daging.










